Ketika tidak kunjung mendapatkan pekerjaan.

Sunday, August 12, 2012


Salah satu permasalahan yang mungkin dialami oleh lulusan S1 yang memilih untuk tidak lanjut studi adalah mencari pekerjaan.  Seringkali para fresh graduate bingung dalam memilih akan bekerja dimana atau sudah melamar kesana kemari tetapi tidak kunjung diterima. Pertanyaannya adalah mengapa mereka tidak segera mendapatkan pekerjaan?
                Dari pengamatan yang penulis lakukan, ada beberapa faktor yang menjadi penyebabnya. Pertama, para pencari pekerjaan terlalu picky atau ‘pemilih’ dalam mencari pekerjaan. Biasanya yang termasuk dalam golongan ini adalah orang yang ingin langsung mendapatkan gaji yang besar. Sehingga mereka lebih memilih untuk mendaftarkan diri pada perusahaan besar. Tentu saja persaingannya lebih berat sehingga peluang untuk diterima lebih kecil. Belum lagi jika kemampuan yang dimiliki kurang memenuhi syarat. Penyebab yang kedua adalah ketidaksiapan fresh graduate untuk langsung turun ke dunia kerja. Mereka belum berani keluar dari ‘zona aman’ mereka selama menempuh bangku perguruan tinggi. Bisa saja selama kuliah, mereka tidak mempersiapkan diri untuk menghadapi dunia kerja. Padahal persiapan menuju dunia kerja bisa dilakukan tanpa menganggu aktivitas kuliah. Salah satu bentuknya adalah dengan aktif dalam suatu organisasi, entah organisasi kampus atau organisasi sosial yang ada di kota tempat mereka kuliah. Bahkan ada sudah merintis usaha sejak masih kuliah.
"Jika kita berusaha dan berpikiran terbuka, selalu ada jalan keluar untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi."
                Termasuk dalam mencari pekerjaan. Jadi tidak perlu kuatir, apabila Anda belum kunjung mendapatkan pekerjaan. Mungkin beberapa solusi berikut ini bisa membantu Anda. Yang perlu Anda lakukan pertama kali adalah mengenali diri Anda sendiri. Dalam konteks pekerjaan adalah mengenali cara kerja Anda. Contohnya, Anda mesti memahami lebih suka bekerja di dalam ruangan atau di lapangan. Apakah Anda suka bekerja sendiri atau lebih nyaman jika bekerja di dalam kelompok? Dan masih banyak lagi aspek-aspek yang bisa dilihat. Untuk mengetahui lebih detil, saran penulis adalah dengan melakukan tes kepribadian atau psikotes. Setelah mengetahui bagaimana Anda bekerja, Anda perlu mengetahui minat dan kemampuan yang dimiliki. Yang terakhir adalah melamar pekerjaan dengan bijak. Lamarlah pekerjaan yang sesuai dengan kepribadian, minat, dan kemampuan yang Anda miliki. Melamar pekerjaan dengan bijak, membuat kemungkinan Anda untuk diterima menjadi lebih besar.
                Meskipun Anda sudah melamar pekerjaan dengan bijak, kemungkinan untuk tidak diterima selalu ada. Apabila Anda sudah tidak sabar menunggu, wirausaha bisa menjadi solusi. Dalam berwirausaha pun faktor kepribadian, minat, dan kemampuan juga menjadi elemen yang penting. Intinya, pilihlah bidang usaha yang paling Anda kuasai. Selain itu, Anda juga harus berani berinovasi, memulai dari nol, dan tertib dalam mengatur keuangan. Jika Anda sungguh-sungguh, wirausaha bisa menjadi jalan yang membawa Anda menuju gerbang kesuksesan. Selain itu wirausaha yang Anda lakukan bisa membawa manfaat bagi orang lain, karena melalui wirausaha Anda membuka lapangan kerja baru. Penjelasan lebih detil tentang wirausaha akan penulis bahas di dalam artikel lainnya. Good Luck! (^^)
 
Copyright © 2016. syamsularies.
Design by Herdiansyah Hamzah. & Distributed by Free Blogger Templates
Creative Commons License