Bursa berjangka, forex, dan saham?

Saturday, May 26, 2012

Pada tulisan kali ini aku akan bahas tentang forex. Sebelumnya sedikiiit cerita. Hoho... Kali ini aku sedang berminat tentang forex. Awalnya aku bingung apa itu forex? Karena forex itu memperdagangkan uang. Bagaimana mungkin uang yang merupakan alat perdagangan diperdagangkan? Hehe... Pemirsa jangan ikut bingung ya... (*boleh bingung, tapi dikit aja) :p Karena akan dijelaskan satu per satu.

Meski sudah mulai populer, jika disensus dunia forex di Indonesia masih ketinggalan. Karena masih banyak yang belum memanfaatkan Forex terutama dalam perdagangan internasional. Forex sendiri erat kaitannya dengan Bursa Berjangka. Bursa berjangka adalah tempat atau fasilitas memperjualbelikan kontrak atas sejumlah komoditi atau instrumen keuangan dengan harga tertentu yang penyerahan barangnya disepakati akan dilakukan pada saat yang akan datang. Di dalam UU No. 32 tahun 1997 pengertian bursa berjangka adalah badan usaha yang menyelenggarakan dan menyediakan sistem dan/atau sarana untuk kegiatan jual beli Komoditi berdasarkan Kontrak Berjangka dan Opsi atas Kontrak berjangka. Kontrak perdagangan ini bersifat mengikat, harus didaftarkan pada otoritas bursa setempat dan "terbentuk" saat ada pihak pembeli (disebut dengan istilah Long) dan ada pihak penjual (disebut dengan istilah Short). Kontrak akan selalu tercipta ketika ada kesepakan jual beli antara pihak pembeli dan penjual. Jadi Short dan Long akan selalu berpasangan. Dimana ada Short disitu ada Long, ketika ada pihak yang menjual akan ada pihak yang membeli. begitu juga sebaliknya.

Lalau apa yang diperdagangkan melalui bursa berjangka?
Yang diperdagangkan adalah komoditi. Komoditi ini bisa merupakan benda nyata seperti gandum, jagung, perak, emas, dll. Sabar ya temang-temang, mungkin sampe sini masih belum keliatan hubungannya dengan forex. Lanjut gan...

Ketika terjadi perdagangan internasional (antar negara, seperti ekspor dan impor) diperlukan kontrak untuk menjamin harga barang yang diperdagangkan. Misal, saya jual kursi ke Amrik. 1 kursi diberi harga 100.000 rupiah atau 100 dollar saat kurs $1 = Rp 10.000,-. Dengan kontrak yang didaftarkan pada bursa berjangka, maka meskipun kurs mata uang berubah harga kursi tidak akan berubah. Fungsi tersebut diesbut juga dengan lindung nilai. Dengan fungsi yang sangat menguntungkan tersebut semakin lama semakin banyak barang yang diperdagangkan melalui bursa berjangka. Mulai dari komoditi pertanian, hasil tambang, dan semakin lama kebutuhan akan lindung nilai semakin meluas. Bahkan sampai ke komoditi keuangan, dan sebagainya. Semuanya itu dibuatkan kontrak dan sebagian dari kontrak tersebut diperdagangkan.

Secara umum komoditi dibagi menjadi dua yaitu komoditi non finansial dan komoditi finansial.

  1. Komoditi Non finansial. Komoditi non finansial berdasarkan Keppres yang diterbitkan (No 12 Tahun 1999, No. 73 Tahun 2001, telah ditetapkan 22 komoditi, yaitu: kopi, minyak kelapa sawit, plywood, karet, kakao, lada, gula pasir, kacang tanah, kedelai, cengkeh, ikan, udang, bahan bakar minyak, gas alam, tenaga listrik, emas, perak, batu bara, timah, pulp & paper, benang, semen dan pupuk. Cakupan komodisi tersebut dapat diperluastergantung pada kajian dan memang dibutuhkan oleh dunia usaha karena bursa didirikan untuk kepentingan dunia usaha.
  2. Komoditi Finansial.
    • Foreign Cross Currency (FOREX). Foreign Cross Currency merupakan nilai tukar antara beberapa mata uang yang tidak menjadi patokan standar Negara dimana mata uang tersebut diperdagangkan. Trading forex adalah perdagangan mata uang suatu negara dengan mata uang negara lain. Contohnya, mata uang yang digunakan di Inggris adalah Poundsterling (GBP) dan mata uang yang digunakan Amerika adalah Dollar AS (USD). Yang dimaksud dengan perdagangan forex adalah pada saat yang bersamaan kita membeli poundsterling dan menjual  dollar, disingkat GBP/USD. Sedangkan yang disebut pasar forex atau valas (valuta asing) adalah pasar uang tunai terbesar di dunia, tempat dimana terdapat mata uang negara-negara yang diperdagangkan yang mekanisme transaksinya diatur oleh bursa berjangka. Mata uang resmi yang diperdagangkan melalui pasar forex terus menerus dibeli dan dijual. Proses jual beli inilah yang kemudian mengakibatkan pergerakan harga mata uang. Pasar forex merupakan pasar yang sangat besar, sangat likuid, jadi ketika dilakukan penjualan selalu ada yang beli, begitu pula sebaliknya. Pasar forex dibuka 24 jam x 5 hari, dari hari senin sampai hari jumat. Pelaku dalam pasar forex meliputi bank sentral pemerintah, bank komersial, perusahaan ekspor impor, fund management, maupun investor individu/perorangan.
    • Stock Index (STODEX). Stock Index merupakan indeks yang mewakili sebuah portofolio dari saham-saham dan dikumpulkan dengan sebuah metode kalkulasi (gabungan dari beberapa saham). Saham juga merupakan bentuk kepemilikan perusahaan. Jika kita memegang saham suatu perusahaan maka kita memiliki perusahaan tersebut, meskipun mungkin prosentase kepemilikan kita sangat kecil. Saham dikeluarkan oleh perusahaan yang telah Go Public atau menerbitkan saham (IPO). Pergerakan harga indeks saham berdasarkan hasil perkembangan perusahaan individual. Pergerakan harga saham bisa mempengaruhi pergerakan harga forex, tetapi biasanya hanya berpengaruh pada pergerakan ekstrim dalam jangka waktu yang relatif pendek.
Okay... Demikianlah penjelasan singkat tentang bursa berjangka, forex, dan saham.  Sampai disini apakah masih ada yang belum jelas? Hehe... Sedikit informasi tentang jangka waktu investasi. Investasi yang dilakukan di pasar forex termasuk dalam investasi jangka pendek. Karena proses transaksi yang terjadi biasanya dilakukan dalam waktu singkat, ada yang dalam hitungan menit, jam, dan hari. Sedangkan investasi yang dilakukan di pasar saham termasuk investasi jangka pendek. meskipun ada yang dilakukan dalam hitungan menit dan hari, biasanya investasi di dalam pasar saham membutuhkan waktu yang lebih lama dibanding forex. Bahkan ada yang dalam hitungan bulan dan tahun.

Selamat belajar!
Salam, Aries. ^_^
 
Copyright © 2016. syamsularies.
Design by Herdiansyah Hamzah. & Distributed by Free Blogger Templates
Creative Commons License