Kekayaan Intelektual

Wednesday, December 8, 2010

Kekayaan intelektual adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan karya pikiran; seperti seni, buku, film, formula, musik, dan proses yang berbeda dan dimiliki oleh seseorang atau kelompok. Copyright, hak paten, trademark, dan trade secret merupakan perlindungan terhadap kekayaan intelektual. Jika suatu aset kekayaan intelektual tidak dilindungi maka orang lain atau perusahaan lain bisa mencuri atau menirunya, hal tersebut bisa merugikan di bidang bisnis.
Copyright adalah hak khusus untuk mendistribusikan, memamerkan, mempertunjukkan, membuat kembali/membuat salinan dari aslinya, membuat karya turunan dari suatu karya, dan memberikan hak khusus kepada orang atau kelompok lain.
Copyright memberikan perlindungan terhadap teknologi baru, termasuk ke dalamnya perangkat lunak (software), video game, film, musik, halaman web, dan lain-lain. Meski begitu mengevaluasi keaslian dari suatu pekerjaan menjadi hal yang sulit untuk dilakukan.dan harus melalui proses hukum.
Copyright memberikan perlindungan yang lebih lemah untuk software dibandingkan hak paten. Software yang memberikan hasil yang sama dengan cara yang berbeda tidak bisa dikatakan melanggar copyright.

Dalam manggunakan kekayaan intelektual yang dilindungi secara copyright ada beberapa hal yang tidak melanggar aturan, biasa disebut dengan fair use doctrine. Yaitu:
  1.          Penggunaan dengan tujuan non profit atau untuk tujuan pendidikan (dengan syarat tertentu).
  2.          Penggunaan hasil kerja copyright yang sah.
  3.          Penggunaan hasil kerja copyright dalam menyelesaikan pekerjaan.
  4.          Penggunaan hasil/nilai dari suatu copyright.
Sebuah paten memungkinkan seorang penemu untuk menuntut orang yang memproduksi, menggunakan, atau menjual penemuan ini tanpa izin selama paten masih berlaku. Hak paten mencegah proses copy yang sama persis sebagai kreasi yang baru (hal ini diijinkan dalam copyright).Tidak seperti copyright yang hukuman uang atas pelanggran yang terjadi terbatas, pelanggaran yang terjadi terhadap hak paten bisa memiliki hukuman uang tiga kali lipat dari nilai kerugian yang dialami oleh pemilik hak paten.
Yang termasuk dalam trade secret adalah penjualan informasi yang memiliki nilai ekonomi dan tidak dapat dengan mudah diketahui. Dalam hal ini pemilik informasi harus bisa menjaga kerahasiaan dari informasi ini. Aturan dalam trade secret tidak menjamin seseorang terhadap penggunaan ide yang sama jika hal tersebut dikembangkan secara mandiri.
Plagiat atau menjiplak adalah mencuri ide atau kata-kata lalu mengklaim sebagai miliknya.Untuk mendeteksi plagiat ada system (Plagiarism Detection System) yang mampu mendeteksi keaslian dari suatu dokumen atau tulisan. 


source: Reynols, George W., "Ethichs in Information Technology" Third Edition
 
Copyright © 2016. syamsularies.
Design by Herdiansyah Hamzah. & Distributed by Free Blogger Templates
Creative Commons License