Kebebasan Berekspresi

Tuesday, December 7, 2010

            Dalam bertindak kebebasan manuasia dijamin dan diatur oleh peraturan dan undang-undang yang ada. Mengapa? Karena jika tindakan manusia dibiarkan sebebas-bebasnya maka akan mengganggu manusia yang lain. Sehingga bisa terjadi suatu kekacauan. Misal di negara Amerika kebebasan berekspresi, dan memeluk agama dijamin oleh negara. Meski begitu ada aturan yang membatasi kebebasan tersebut. Hal ini bertujuan agar kepentingan setiap individu bisa selaras dan tidak saling mengganggu. Contohnya, dalam berekspresi sexting atau mengirimkan pesan yang mengandung unsur seksual dijamin kebebasannya bagi yang sudah berumur 18 tahun ke atas, tetapi bagi yang masih berumur di bawah 18 tahun kegiatan tersebut mekanggar hukum; kemudian dalam beragama Amerika menjamin kebebasan beragama (agama apapun, termasuk jika memilih untuk tidak beragama) selama ajaran yang dianut tidak melanggar peraturan yang ada (misal: tidak melanggar HAM). Perkataan yang bersifat cabul, fitnah, provokasi yang menyebabkan keresahan publik, provokasi yang berpotensi menimbulkan aksi kriminal, dan provokasi negatif lainnya mungkin tidak diatur dalam undang-undang dasar (Amerika) tetapi dilarang oleh pemerintah. Dewasa ini internet menjadi medium perantara informasi yang kuat. Berbagai informasi bisa tersebar dengan bebas. Hal tersebut menjadikan diskusi yang terbuka, dan identitas yang disamarkan menjadi medium komunikasi yang kuat. Meski begitu orang yang menggunakan internet harus memperhatikan etika yang ada dalam mengambil keputusan untuk menyebarkan suatu informasi. Dalam menggunakan internet, pemerintah dan organisasi memiliki kebijakan dan peraturan sendiri untuk menjaga agar bisnis atau tujuan mereka bisa tercapai. Hal itu bertujuan untuk meningkatkan produktivitas, misal dengan membatasi penggunaan non bisnis dari fasilitas teknologi informasi. Selain itu dalam berinternet, anak-anak juga mendapatkan perhatian utama agar tidak mengakses informasi untuk dewasa (misal: pornografi, tindak kekerasan, dll). Untuk itu dikembangkan juga software yang beguna untuk menyaring konten web. 
Menjaga anonymity atau kerahasiaan identitas sangat penting bagi beberapa user di internet. Beberapa user kadang mengirim email secara anonymity dengan menyembunyikan alamat IP yang sebenarnya.
Banyak perusahaan yang memonitor penyebaran informasi tentang perusahaan tersebut. Hal ini bertujuan untuk menjaga reputasi perusahaan. Mereka juga menjaga supaya rahasia-rahasia perusahaan tidak bocor ke masyarakat umum. Banyak perusahaan juga membebaskan para pegawainya untuk membuat blog yang isinya berhubungan dengan pekerjaan mereka. Meskipun begitu perusahaan menjaga agar informasi yang tersebar tidak merusak reputasi perusahaan, tetapi bisa meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan tersebut. Kebebasan orang dewasa untuk mendapatkan konten yang berhubungan dengan pornografi tidak dilarang di Amerika, selama mereka mampu mencegah penyebaran pornografi terutama untuk anak-anak. Dan pemerintah pun memiliki peraturan yang jelas apabila mereka melakukan tindakan kriminal. Langkah yang mungkin diambil adalah mengatur konten internet sesuai dengan umur penggunanya, dan mengani pelanggaran yang ada, meskipun hal tersebut sangat memalukan bahkan bagi perusahaan sekalipun.


source: Reynols, George W., "Ethichs in Information Technology" Third Edition
 
Copyright © 2016. syamsularies.
Design by Herdiansyah Hamzah. & Distributed by Free Blogger Templates
Creative Commons License